If about me….
Menurutku Sekolah FullDay (SFD) itu dilihat dari sisi manapun, paling dan sangat cocok bagi negara maju. Karena masyarakatnya dituntut untuk segera meningkatkan “skill” nya dalam waktu singkat, guna mempertahankan image-nya sebagai negara maju. Secara otomatis, mental mereka sudah terkondisikan seperti itu. Segala fasilitas dan kebutuhan yang sudah tersedia, mendukung mereka untuk lebih cepat siap bersaing di era globalisasi ini. Belajar dan bekerja keras, itulah yang sudah mereka terapkan sejak dini.
Kalau untuk negara berkembang, sangatlah berat dijalankan, baik secara fisik maupun mental, baik dari sisi ekonomi, budaya, maupun sosial. Semua sisi itu memiliki ketergantungan yang sangat erat. Sebagai contohnya, negaraku sendiri, Indonesia. Sebagian masyarakatnya yang tingkat perekonomiannya menengah ke bawah, sejak umur kurang lebih 16 th (usia anak sekolah SMA), mereka sudah banyak yang bekerja, guna mencukupi kebutuhan hidupnya, entah sudah cukup atau belum skill-nya.
Hal ini memang sudah membudi-daya, sehingga sangatlah sulit diantisipasi. Maka, untuk tetap meningkatkan mutu pendidikan sekaligus stabilitas perekonomian masyarakat, memilih SFD bukanlah sistem pendidikan yang tepat untuk dipilih. Secara fisik dan mental, mereka akan sulit mengatur kondisi dan waktu. Sehingga menimbulkan keluhan yang mempengaruhi mental mereka, merubah image sekolah menjadi tempat yang menjenuhkan dan sedikit atau banyak pasti berimbas juga terhadap mutu pendidikan kita.
Itu masih dalam lingkup negara, dalam lingkup sosialnya juga terdapat gangguan. Menurut saya, lingkup sosial adalah salah satu lingkup yang sangat penting karena sepintar-pintar si anak, kesuksesannya ditentukan dalam realisasinya di lingkup sosial. Ironisnya, murid SFD terlalu sulit untuk memenuhi syarat tersebut. Belum faktor fasilitas dan kinerja pengajar yang belum sepenuhnya mendukung.
Saya berusaha menulis artikel ini dengan seobjektif mungkin. Namun tetap tak mengingkari bahwa pendapat tiap individu ada perbedaan. Tetap maju, untuk Pendidikan Anak Indonesia… Aku Bangga dengan Pendidikan Indonesia yang Berbudaya.
So, what about u?
Komentar Terakhir