Iklan rokok yang semakin komersil dan kontroversil, banyak artikel yang menyebutkan bahwa dampaknya bagi negara kita adalah menimbulkan banyaknya perokok baru, terutama bagi anak-anak yang di bawah umur. Secara ekstrinsik benar.
Namun,…… saat artikel-artikel tersebut saya bahas bersama teman-teman sekolah saya, masih ada pro dan kontra. Dan saya, termasuk orang yang kontra terhadap artikel tersebut.
Saya punya pandangan tersendiri mengenai topik ini. Saya berpendapat, bahwa menurunnya kualitas kesehatan bangsa Indonesia disebabkan Iklan rokok itu SALAH BESAR.
Faktor-faktor yang mendukung pendapat saya sbb:
Pengizinan pemerintah, yang terbukti pada pajak Ppn yang terdapat gambar Garuda Pancasila pada bungkus rokok. Jadi, meskipun kita Demo sepanjang jalan kenangan pun hasilnya nihil.
Loh, berarti secara tidak langsung anda menyalahkan mengenai izin yang diberikan pemerintah?
Saya tidak berkesimpulan begitu, karena seandainya kita demo/protes dan akhirnya pemerintah menindak-tegaskan para perokok dengan denda 8triliun pun, kalau si perokok mampu membayarnya, hukum pun tak ada artinya lagi.
Selain itu, pastinya pemerintah berfikir 2 kali, karena Produktifitas rokok merupakan Aset Negara kita terbesar ke-2 setelah pajak. Dan itupun perekonomian Indonesia masih seperti ini. Kalau Rokok dikurangi/ ditiadakan, siapa yang menopang pajak untuk mensejahterakan kehiupan bangsa Indonesia?!
dp48_owner















berarti secara g’ langsung u setuju ma iklan rokok.
yang dapat mengakibatkan banyak penyakit.
he.. ngomong” u d bayar berapa ma yang punya iklan rokok tu-?
Sebetulnya saya juga kurang setuju dgn iklan rokok krn dapat membahayakan generasi muda jaman sekarang .
rokok+anak muda=kehancuran moral……
sekali lagi… mohon berfikir dua kali….
bahwa yang merusak kesehatan dan generasi muda itu bukan iklannya, tapi rokoknya…
sekarang contohnya abah saya sendiri, merokok tidak karena iklannya, tapi lingkungan dan inisiatif yg berlanjut pada “kecanduan”. Meskipun tidak ada iklannya lagi, perokok maniak tetap merokok.
Bahkan kita ketahui sendiri, bahwa iklan-iklan rokok sekarang justru tingkat kreativitasnya tinggi. Jadi, jgn selalu FOS (full of suudzan) pada iklan rokok. tq
Menghisap rokok = membakar uang…
perokok sejati ga akan menyebarkan penyakit kepada orang lain dengan asap rokoknya..
@ junita… yub…that’s right