Terdapat 4 istilah yang sering digunakan dalam membahas esensi dan hakekat manusia.
- “Hati (qalb) ialah yang halus, ketuhanan dan bersifat kerohanian, ia dengan hati yang bertubuh ada hubungannya. Yang halus itu hakekat manusia.”
- “ Ruh adalah yang halus, yang mengetahui, dan yang merasa dari manusia.”
- “Jiwa (Nafs) yaitu yang halus yang telah kami sebutkan yakni hakekat manusia; diri dan dzatnya.”
- “Akal (aql) kadang ditunjukkan dan dimaksudkan yang memperoleh pengetahuan, dan itu adalah hati yakni yang halus… kadang ditujukan dan dimaksudkan sifat orang yang berilmu, dan kadang ditunjukkan dan dimaksudkan tempat pengetahuan yakni yang mengetahui.”
Dalam “Proses Terjadinya Manusia”, telah disebutkan pada kitab Al-Madhnun al-Shaghir dan Mi’rajus Salikhin oleh al Ghazali, menjelaskan pertemuan antara dua unsur pembentuk manusia- sebagai proses kejadiannya-yaitu Nafs dan nuthfah (sel benih). Menurutnya, nafs atau jiwa diciptakan ketika sel benih (nutfah) telah memenuhi persyaratan untuk menerimanya.
“ Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya dan telah meniupkan ke dalam ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepada-Nya dengan bersujud.” (QS. Al-Hijr:28-29).
Ayat di atas menunjukkan tentang kejadian manusia sebagai makhluk historis. Maksudnya, ayat-ayat tersebut memberikan kepada kita penjelasan tentang sejarah adanya manusia.
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah. Lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang-belulang itu kami bungkus dengan daging, kemudian kami jadikan dia makhluk yang berbentuk lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta yang paling sempurna. Kemudian sesudah itu kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kubur) di hari kiamat.” (QS.Al-Mukminun 12-16)
Sedangkan ayat-ayat di atas memberikan penjelasan tentang proses perkembangan manusia sejak ketika berada dalam kandungan, kehidupannya di dunia, hingga hancurnya jasad dan akhirnya dibangkitkanlah kembali di akhirat.
Jadi, kesimpulannya manusia terbentuk dari 2 unsur yang sifatnya bebeda, yakni bentik luar yang berbentuk jasad dan wujud dalam yang disebut hati atau ruh^_^
dp48_owner















Dapat sumber dari mana Buk lengkap amat ????
tu banyak amat
buat ngerpek ya
waduh banyak amat ngapalinnya gimana
kok banyak ya pusing membacanya
pacarku kok bingung mbacanya gimana aku……..muteeeeeeek bgt
kalau ada soal biologi jawabanya tepat apa nggak ya?…..
@ don45: sebagian dari al-quran, sebagian dari merangkum ceramah agama.
@muizemo: enggak, kbtulan aja q gi pgen bahas. lho, bknx km ngrpek dr internet nyasar di blogq? ^_^
@andy, bima, saka&bella: gag usah dhfalin, ckup dmgrti n stidaknya artikelq ne bs md modal ktika suatu saat kita harus memberitahukan ne kpd orang yg lom tw. tul g? lam knal.
@dhese: insya allah, karena sumbernya dari al-quran.
hahahahahaha punyeng warnanya gak keren
banyak amat nyang aturannya simple jadi ruwet hem hemhem
saran saya agar tulisan di se,purnakan agar orang dapat memahami key.red
beberapa rangkuman tak jelas berasal dari mana?????
mkci bwt komen2nya… dah q gnti wrna text na… muuph y…
bagus sekali, kebetulan saya sedang hamil..
bacanya jadi sedikit terharu ^_^
@indriana: trims. senang juga rasanya bisa bermanfat postingan saya. Semoga anaknya lahir dengan sehat dan menjadi anak yang berbakti kepada Allah dan orangtua. Amiin.
gaX aDa ianK leBih jeLas lGii iia…?????
singkat,,,padat,,,,,dan jelas